My Phone, My Music Machine

January 12th, 2008 by cakhananto

Dear all…

Aku lagi punya hobi baru nih, judulnya "optimalisasi features handphone". Maksudnya, walau punya handphone agak jadoel tapi kudu dimanfaatkan sepenuhnya kemampuannya itu. Gak mau rugi nih ceritanya.

Si Nokia E61 ini (http://allaboutsymbian.com/reviews/item/Nokia_E611.php) bukan hape untuk gagah-gagahan (bukan keluarga Communicator yang legendaris itu), bukan hape cantik (gak berbadan tipis dan sexy), juga bukan hape multimedia canggih (gak ada camera dan bukan ditujukan sbg music player). Dia cuma sekedar ditujukan sebagai PDA-like spt keluarga Treo dan Blackberry untuk kepentingan bisnis/office penggunanya.

Aku memang dulu carinya bukan untuk aspek fashion juga multimedia karena utk tujuan itu ternyata memang jarang aku gunakan. Aku cuma cari hape yang bisa menampung banyak memory phonebook (>1.000 nomor), yang ada notes (utk catat hal-hal yang penting), yang ada spreadsheet-nya (utk catat pengeluaran harian biar gak boros). Selain itu dia juga kudu bisa bantu sebagai scheduler (utk catat to do list) dan enak buat sms-an (biar ramah di pulsa, hehe).

Setelah browsing sana-sini ketemulah si E61 yang bongsor ini. Liat bentuknya memang nyeleneh, lebar banget, layar landscape 320×240, keyboard QWERTY, pokoknya gak bisa buat dipamerin ke orang lain. Tapi liat features-nya kok pas sesuai kebutuhanku. Setelah 2 bulanan aku cari, di www.bekas.com aku temukan penjualnya di Malang. Segera kukontak teman kuliahku dulu utk cek barangnya, setelah dia bilang oke segera kutransfer sejumlah dana. And… the stories begin.

Handphone telah di tangan, lalu? Sempat bingung juga dengan user interface-nya, maklum belum terbiasa dengan sistem operasi Symbian 3rd. Sebelumnya kan aku pakai hape ber-OS Windows Mobile yg masih mirip-mirip komputer itu. Berbekal sering tanya si penjual, juga sering browsing di internet, kutemukan banyaknya kemudahan yang bisa dimanfaatkan. Ternyata Symbian 3rd cukup banyak pilihan software pendukungnya. Walhasil jadi sering-sering download software gratis utk optimalisasi hape ini serta beli majalah utk cari info software yang menarik.

Salah satu yang mau aku ceritakan kali ini adalah bagaimana aku optimalkan hape ini untuk hobiku dengerin musik. Selain sudah ada default software utk mp3 player, ternyata ada juga software gratis utk mainkan video yang kita unduh (download) dari www.youtube.com (format .flv) yaitu emTube. Walhasil memory card 1 gb itu selain kupenuhi file-file kumpulan peraturan (.doc dan .pdf), kumpulan lagu mp3 pilihan, juga kumpulan video musik dari Youtube. Padahal besar file-nya sekitar 9-20 mb per lagu, tergantung durasi dan kualitas gambarnya.

Akhirnya sekarang aku jadi keranjingan mengunduh file video tersebut. Telkomnet Speedy di rumah kuubah dari volume based (1 gb/bulan) menjadi time based (50 jam/bulan) setelah sempat jebol biayanya menjadi 350%, ampuuun! Video musik yang kuunduh mulai yang up to date hingga yang jadoel banget. Ini list sementara:

  1. Andra & The Backbone - Lagi dan… Lagi –> putar setiap pagi utk menaikkan mood, dijamin!
  2. Andra & The Backbone - Sempurna –> lagu berlirik menye-menye yg powerful, makasih Andra
  3. Gigi - 11 Januari (versi di studio rekaman) –> favorit anakku, Baihaqi 3,5 thn
  4. Gigi - Kuingin & Angan –> konser reuni brg Baron dan Ronald
  5. Gigi - Nakal  –> favorit anakku
  6. Gigi (Perdamaian) vs So7 (J.A.P.) –> laga tidak imbang, Gigi melibas So7
  7. Letto - Sebelum Cahaya –> favorit anakku
  8. The Rock - Munajat Cinta –> favorit anakku
  9. Ari Lasso & Bunga CL –> sexy!
  10. Bond - Victory –> classic n sexy
  11. Dave Stewart & Candy Dulfer - Lily was Here
  12. Def Leppard - Rock of Ages –> nostalgia classic rock
  13. Europe - The Final Countdown –> favorit anakku
  14. Vivaldi - Four Season
  15. Journey - Seperate Ways –> nostalgia classic rock
  16. Michael Jackson - Dirty Diana (Concert) –> with Steve Stevens (ex Billy Idols guitarist)
  17. Richard Clayderman - Ballade pour Adeline –> cool n calm
  18. Robert Miles - 1 and 1
  19. Steve Vai - For the Love of God (orkestra)
  20. Van Halen - Jump –> nostalgia classic rock
  21. Whitesnake - Still of The Night –> nostalgia classic rock
  22. Yes - Owner of A Lonely Heart –> nostalgia classic rock
  23. Santana & Rob Thomas - Smooth
  24. Lenny Kravitz - Are You Gonna Go My Way
  25. Genesis - Fifth of Fifth –> nostalgia classic rock
  26. Genesis - I Know What I Like –> nostalgia classic rock

Yang paling surprise bagiku dari video di atas adalah Steve Vai (For the Love of God) dan Dave Stewart & Candy Dulfer (Lily was Here). Steve Vai membawakan lagu instrumentalnya diiringi orkestra penuh, jadinya komposisi lagu tersebut menjadi lebih syahdu dan megah tetapi berdampingan dengan sound gitar Steve yang powerful. Stage act Si Steve juga tetap, berkharisma.
Sedangkan Dave Stewart (ex Eurythmics) dan Candy Dulfer sukses mengawinkan instrumentalia di lagu yang sedikit kelam, groovy, tapi pekat dengan sensualitas suara gitar akustik Dave dan improvisasi saxofon Candy. Dengan instrumentalia dan harmoni mereka bisa "bersetubuh". Cool banget.

Walhasil aku sekarang selain punya hape yang akomodatif untuk keperluan office juga untuk hobi musikku. Rasanya ini bukan sekedar hape, tapi music machine!

Ada komentar?

Perayaan Tahun Baru

December 31st, 2007 by cakhananto

Dear all…

Malam ini aku bangun jam 00:30, dibangunkan oleh Andra & The Backbone dengan lagu energiknya "… Lagi… dan Lagi…" di sebuah stasiun televisi. Riuhnya terompet dan petasan pas peralihan tahun tak sempat terdengar. Baru kuingat kalau belasan tahun ini (sejak kuliah) aku gak pernah melek pas jam 12 teng utk rayakan "pesta tahun baru" yg absurd itu.

Entahlah, aku hanya tak sanggup bangun utk melihat sekerumunan orang berteriak tanpa tahu tujuannya, utk melihat orang bertindak anarkis sesukanya, utk memeriahkan sesuatu yg sebenarnya tidak terlalu spesial. Rasanya kok bukan itu yang seharusnya terjadi.

Di akuntansi, akhir tahun adalah media utk cut-off suatu periode aktivitas. Karena sifat laporan keuangan adalah periodik, maka dibutuhkan suatu kesepakatan umum akan waktu, dan secara umum adalah tahunan (sejak 1 Januari hingga 31 Desember).

Bagi kita? Momentum akhir tahun bisa kita gunakan analogi di atas, yaitu sebagai cut-off periode suatu capaian. Jika kita tahun lalu berkeinginan lulus kuliah di tahun 2007, kita bisa lihat capaian tersebut di akhir tahun ini. Jika kita ingin mendapatkan jodoh, kita bisa rasakan sekarang. Jika kita ingin bisa ke tanah suci, kita analisis saat ini. Jika ingin ada peningkatan keimanan (dalam bentuk kesalihan sosial dan ritual) sekarang saat bercermin.

Singkatnya, rasanya kok lebih tepat akhir tahun ini kita pakai sebagai "alasan" untuk mengevaluasi diri sambil mencari solusi ke depan. Dan percayalah, perayaan-perayaan absurd yang selalu terjadi selama ini menjadi kehilangan maknanya. Tidak lebih menjadi suatu momen industrial yang berujung sekedar komoditas hiburan. Tidak lebih.

Lalu, apa yang ingin aku capai di 2008 ini? Huaaa, rasanya terlalu internal utk dipublikasikan. Yang jelas aku bukan orang yang penuntut. Ada beberapa yang ingin kucapai, tetapi semua itu memiliki rambu yaitu berawal dan menuju kondisi-kondisi normatif ini: menjadi selalu sehat, memiliki keluarga yang bahagia, tetap bersilaturahmi dengan keluarga dan kawan,menjadi sosok yang bermanfaat bagi sesama.

Bagaimana menurut kamu? Bagaimana kamu merayakannya? Ayo sharing…

Virus dan Kita

November 30th, 2007 by cakhananto

Huaahh… ini sebenanya posting2an kok. Lagi coba punya blog, utk pertama kali.  Maklum, yang pertama selalu merupakan sejarah. Orang pertama ke bulan, yang pertama ke Mount Everest, presiden pertama, pacar pertama, anak pertama, de el el…

Lalu, biarkan posting pertamaku ini bagian sejarahku.

Tentang virus, ini termasuk pengganggu seriusku saat kerja. Apalagi saat kerja kudu nyambung ke jaringan, dimana orang-orang di luar sana tidak sadar virus sama sekali. Sudah berulang kali si server di"bersihin" alias diformat agar virusnya bisa insyaf. Tapi karena belum diinstall antivirus khusus network (yang belum ketemu bajakannya, hahahha) walhasil dalam hitungan detik ya sudah bersarang lagi virus-virus dari para client. Dan dalam hitungan detik pula nyebar ke client lainnya yang akses ke server tersebut. Pasti seru liat wajah Pak Rudi -rekanan yang menangani maintenance server tsb- saat hasil karya pembersihannya sekejab musnah.

Akhirnya daripada pusing mikirin lingkungan yang belum sadar virus, apalagi flash disk sudah demikian populernya, mending notebook kita yang di-protect sendiri.Apalagi karena dalam pekerjaanku aku sering diminta mengisi acara bimbingan teknis,
workshop, dan diklat dimana pada akhir sesi selalu disodori setumpuk
flash disk peserta yang minta di-copy-kan file presentasiku. Padahal
tau sendiri kan flash disk tersebut sangat beresiko sebagai media penularan virus. Bagaimana caranya protect diri sendiri?

Secara historis, aku kepincut ama Norton Anti Virus sejak versi 4 DOS dan versi 5 DOS. NAV rewel setengah mati, tapi itu buat aku merasa aman. Padahal jaman segitu orang taunya cuma MacAffee VirusScan. Atas dasar koneksi sejarah itulah aku pakai NAV 2002 yang virus definition-nya selalu di-up date regular dari internet. Sebenarnya oke-oke saja pakai NAV, tetapi sejak 2006 (dan menguat terus di 2007) virus yang banyak beredar adalah virus domestik yang belum bisa dibersihkan secara tuntas oleh anti virus dari luar negeri. Di kantor, beberapa komputer dipasang beberapa anti virus yang berbeda. Ada AVG, Kaspersky, MacAffee VirusScan, dan tentu NAV. Ternyata sama saja untuk virus lokal, masih banyak bolongnya. Biasanya mereka tidak mampu bersihkan dengan tuntas, jadinya paling file yang terinfeksi dikarantina agar tidak mengganggu. Jadinya file-file yang terinfeksi seakan-akan hilang, padahal dia hanya berubah format menjadi quaranteened files.

Daripada pusing cari-cari file yang disembunyikan para antivirus, mending pakai antivirus yang bisa sembuhkan file bervirus tanpa harus dikarantina. Pilihan ini cuma ada pada PC Media AntiVirus, yang mudah didapat dengan membeli majalah PC Media tiap bulannya. Harga majalah yang 40 ribu dapat disiasati dengan beli versi ekonomisnya yang cuma 15 ribu aja. Daripada kehabisan, aku langganan aja sehingga tiap bulan selalu dapat versi terbaru antivirus ini.
Kelebihan antivirus ini adalah dapat membersihkan file yang terinfeksi virus domestik dengan baik, tanpa harus dikarantina atau bahkan di-delete. File *.doc, *.xls, atau folder yang biasanya diubah menjadi *.exe oleh virus brontok, pendekar, dll dapat dikembalikan seperti sediakala oleh anti virus ini.

Aku gak perlu takut kehilangan file lagi….

Ada komentar?